Perjamuan Tuhan: ingatan, persekutuan, dan pemeriksaan hati
Perjamuan Tuhan menunjuk kepada kematian Kristus, persekutuan gereja, dan harapan kedatangan-Nya.
Perjamuan Tuhan bukan sekadar tradisi religius. Perjamuan ini menjaga salib tetap berada di pusat ingatan gereja. Saat mengambil bagian, orang Kristen dipanggil untuk memandang Kristus, memeriksa hati, dan memperbarui harapan.
Roti dan anggur menunjuk kepada tubuh dan darah Yesus. Nilainya bukan dalam takhayul, tetapi dalam makna Alkitabiah penyerahan Kristus.
Salib harus tetap di pusat
Seiring waktu, agama dapat menjadi rutinitas. Perjamuan mengoreksi risiko ini dengan mengingatkan bahwa gereja ada karena Kristus mati bagi orang berdosa. Tidak ada komunitas Kristen yang hidup dari jasanya sendiri.
Mengambil bagian dalam Perjamuan berarti mengakui ketergantungan. Itu berarti mengaku bahwa keselamatan datang dari Kristus dan bahwa hidup Kristen perlu dipelihara oleh kasih karunia-Nya.
Persekutuan menuntut pendamaian
Perjamuan juga berbicara tentang hubungan. Tidak cocok mengingat pengorbanan Kristus sambil memelihara kesombongan, penghinaan, atau perpecahan tanpa pertobatan.
Pemeriksaan hati tidak boleh menghasilkan ketakutan yang melumpuhkan, melainkan kerendahan hati. Allah memanggil umat-Nya kepada pengampunan, pendamaian, dan harapan.
Terus belajar
Bacalah Alkitab Mengajarkan untuk mempelajari Perjamuan Tuhan bersama baptisan, gereja, keselamatan, dan hidup Kristen.
Terus belajar
Alkitab Mengajarkan
Kursus pengantar tentang kebenaran-kebenaran dasar iman Kristen menurut Alkitab
Baca pelajaran AlkitabArtikel terkait
Hukum Allah menyatakan kasih, bukan jalan untuk membeli keselamatan
Hukum Allah menyatakan karakter-Nya dan menuntun hidup kasih, tetapi tidak menggantikan kasih karunia Kristus yang menyelamatkan.
Bertumbuh dalam Kristus bukan berarti menang sendirian
Pertumbuhan rohani terjadi melalui tinggal di dalam Kristus, Firman, doa, dan karya Roh Kudus.
Penatalayanan Kristen: seluruh hidup di hadapan Allah
Penatalayanan Alkitabiah melibatkan waktu, tubuh, sumber daya, talenta, dan prioritas yang tunduk kepada Tuhan.
Keselamatan oleh kasih karunia bukan izin untuk hidup tanpa Allah
Kasih karunia menyelamatkan oleh iman kepada Kristus dan juga memulihkan hidup. Ketaatan tidak membeli keselamatan, tetapi muncul sebagai buah hati yang telah dijangkau Allah.