2) Alkitab
Firman Allah: inspirasi, otoritas, dan keandalannya
Bagaimana kita dapat mengenal Allah dan kehendak-Nya? Melalui Alkitab: Firman Allah. Dalam pelajaran ini, kita akan menemukan mengapa kita dapat mempercayai Alkitab sebagai penuntun yang aman bagi hidup kita.
Inspirasi Alkitab
Siapakah penulis sejati Alkitab?
Apa arti mengatakan bahwa Alkitab itu 'diilhamkan'?
“Kitab Suci menunjukkan Allah sebagai Penulisnya; namun kitab itu ditulis oleh tangan manusia, dan dalam gaya yang beragam dari berbagai kitabnya, kitab itu menampilkan ciri-ciri khas dari para penulis yang berbeda.” — Terjemahan/parafrasa lokal; sumber: Ellen G. White, O Grande Conflito, GC 7.3
Tujuan Alkitab
Untuk apakah Kitab Suci berguna?
Apa yang Firman Allah lakukan dalam hidup kita?
Otoritas Alkitab
Bagaimana Yesus memperlakukan Kitab Suci?
Apa yang Yesus katakan tentang ketetapan Kitab Suci?
Bagaimana kita harus menguji doktrin dan ajaran?
Keandalan Alkitab
Apa yang ditunjukkan penggenapan nubuat-nubuat Alkitab?
Apakah Alkitab dapat dipahami oleh orang biasa?
“Alkitab dimaksudkan menjadi penuntun bagi semua orang yang ingin mengenal kehendak Pencipta mereka.” — Terjemahan/parafrasa lokal; sumber: Ellen G. White, O Grande Conflito, GC 521.3
Cara Mempelajari Alkitab
Sikap apa yang seharusnya kita miliki saat mempelajari Alkitab?
Dan Sekarang?
Alkitab adalah penuntun kita yang aman:
- Diilhamkan oleh Allah: Roh Kudus membimbing para penulis
- Memiliki otoritas: Yesus memperlakukannya sebagai Firman yang final
- Dapat dipercaya: Nubuat yang tergenapi membuktikan asal ilahinya
- Dapat dipahami: Allah ingin semua orang memahaminya
Keputusan Saya
Saya menerima Alkitab sebagai Firman Allah yang diilhamkan dan otoritas tertinggi bagi iman dan praktik saya. Saya berkomitmen untuk mempelajarinya setiap hari, memohon tuntunan Roh Kudus agar saya memahaminya dan menerapkannya dalam hidup saya.