6) Keselamatan
Rencana Allah untuk menebus manusia dari dosa
Semua orang telah berdosa dan terpisah dari Allah. Namun ada pengharapan! Allah telah menyediakan rencana yang indah untuk menyelamatkan kita. Dalam pelajaran ini, kita akan menemukan bagaimana keselamatan itu mungkin.
Kebutuhan Akan Keselamatan
Mengapa kita membutuhkan keselamatan?
Dapatkah kita menyelamatkan diri melalui perbuatan kita sendiri?
“Iman adalah karunia Allah, tetapi kemampuan untuk menggunakannya adalah milik kita.” — Terjemahan/parafrasa lokal; sumber: Ellen G. White, Patriarcas e Profetas, PP 314.4
Rencana Keselamatan
Kapan Allah merencanakan keselamatan?
Bagaimana Allah menunjukkan kasih-Nya dalam keselamatan?
Apa yang Yesus lakukan bagi kita di kayu salib?
Bagaimana Menerima Keselamatan
Apa yang harus kita lakukan agar diselamatkan?
Iman kepada Yesus menuntun kita untuk melakukan apa?
Apa yang terjadi ketika kita mengaku dosa?
“Ia berkehendak membersihkan kita darinya, menjadikan kita anak-anak-Nya, dan memampukan kita hidup dalam kesucian.” — Terjemahan/parafrasa lokal; sumber: Ellen G. White, O Desejado de Todas as Nações, DTN 180.3
Kepastian Keselamatan
Dapatkah kita memiliki kepastian keselamatan?
Apakah yang dapat memisahkan kita dari kasih Allah?
Dan Sekarang?
Keselamatan adalah pemberian yang paling berharga:
- Semua orang membutuhkan: Dosa memisahkan kita dari Allah
- Allah telah menyediakan: Yesus membayar harga di kayu salib
- Itu oleh kasih karunia: Kita tidak dapat layak; kita hanya dapat menerima
- Itu oleh iman: Kita percaya kepada Yesus dan bertobat
- Itu aman di dalam Kristus: Kita dapat mempercayai janji hidup kekal selama kita tinggal di dalam Dia
Keputusan Saya
Saya mengakui kebutuhan saya akan keselamatan dan menerima pemberian kasih karunia Allah. Saya percaya bahwa Yesus mati bagi dosa-dosa saya dan bangkit untuk pembenaran saya. Saya bertobat dari dosa-dosa saya dan menerima Yesus sebagai Juruselamat pribadi saya.