7) Pengharapan Kristen
Hidup kekal, bumi baru, dan pertemuan kembali dengan orang-orang terkasih - masa depan yang Allah siapkan bagi mereka yang percaya
Setelah mempelajari kenyataan kematian, ketidaksadaran orang mati, dan penipuan Setan, kita mengarahkan mata kepada pengharapan Kristen. Pengharapan ini tidak mengecewakan, karena berdiri di atas janji-janji Allah yang tidak pernah gagal.
“Lalu aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan laut pun tidak ada lagi.” — Apocalipse 21:1
Janji Yesus
Apa yang Yesus janjikan kepada murid-murid-Nya sebelum pergi?
Lihat jawaban
Jawaban: Bahwa Ia akan datang kembali dan membawa mereka kepada diri-Nya
Yohanes 14:1-3: "Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada."
Pengharapan Kristen bukan pergi ke surga ketika mati, melainkan kedatangan Yesus kembali. Ia berkata: “Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku” (). Ini adalah janji pribadi dari Juruselamat sendiri. Ia akan datang menjemput kita, bukan mengirim pesan atau wakil, melainkan datang sendiri.
“Kedatangan Tuhan telah menjadi pengharapan para pengikut-Nya yang sejati di segala zaman.” — Terjemahan/parafrasa lokal; sumber: Ellen G. White, O Grande Conflito, p. 302, par. 2.
Pertemuan Kembali
Apa yang akan terjadi ketika orang mati dalam Kristus dibangkitkan?
Lihat jawaban
Jawaban: Mereka akan diangkat dalam awan untuk bertemu Tuhan di udara
1 Tesalonika 4:16-17: "Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit; sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan."
Bayangkan adegannya: Yesus tampak di awan-awan langit dengan ribuan malaikat. Kubur-kubur terbuka, dan orang benar dari segala zaman bangkit dengan tubuh yang dimuliakan. Bersama orang benar yang masih hidup, mereka diangkat untuk bertemu Yesus di udara.
Setelah bertemu Yesus di udara, ke mana orang-orang yang diselamatkan akan pergi?
Lihat jawaban
Jawaban: Mereka akan pergi ke rumah Bapa, ke tempat yang Yesus siapkan
Yohanes 14:2-3: "Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada."
Setelah bertemu Yesus di udara, orang-orang yang diselamatkan akan dibawa ke rumah Bapa sesuai janji-Nya. Di sana mereka akan bersama Kristus selama milenium (). Kemudian, setelah dosa dilenyapkan sepenuhnya, Allah akan menciptakan langit baru dan bumi baru, tempat orang tebusan hidup selamanya.
Hidup di Bumi Baru
Apa yang Allah siapkan bagi orang-orang yang diselamatkan?
Lihat jawaban
Jawaban: Langit baru dan bumi baru
Wahyu 21:1-2: "Lalu aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan lautpun tidak ada lagi. Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari sorga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya."
Pengharapan Kristen bukan melayang di awan selama-lamanya. Allah akan menciptakan bumi baru, nyata dan dapat disentuh, tempat umat-Nya hidup selamanya. Itu adalah Eden yang dipulihkan.
Apa yang tidak akan ada lagi di bumi baru?
Lihat jawaban
Jawaban: Kematian, dukacita, tangisan, dan rasa sakit
Wahyu 21:4: "Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu."
Segala sesuatu yang menyebabkan penderitaan sekarang akan dihapuskan. Kematian, musuh terakhir, akan dihancurkan sepenuhnya. Tidak akan ada lagi rumah sakit, kuburan, atau air mata perpisahan. Dosa dan akibatnya akan lenyap selamanya.
Hidup Kekal Secara Lebih Jelas
Alkitab memberi kita gambaran indah tentang hidup di bumi baru:
Apa yang akan dilakukan orang-orang yang diselamatkan di bumi baru?
Lihat jawaban
Jawaban: Mereka akan membangun rumah, menanam kebun anggur, dan menikmati hasil pekerjaan tangan mereka
Yesaya 65:21-22: "Mereka akan mendirikan rumah-rumah dan mendiaminya juga; mereka akan menanami kebun-kebun anggur dan memakan buahnya juga. Mereka tidak akan mendirikan sesuatu, supaya orang lain mendiaminya, dan mereka tidak akan menanam sesuatu, supaya orang lain memakan buahnya; sebab umur umat-Ku akan sepanjang umur pohon, dan orang-orang pilihan-Ku akan menikmati pekerjaan tangan mereka."
Hidup kekal akan aktif dan penuh. Tidak akan membosankan atau monoton. Kita akan memiliki rumah untuk dibangun, taman untuk dirawat, kemampuan untuk dikembangkan, tempat untuk dijelajahi, dan seluruh kekekalan untuk belajar dan bertumbuh.
Bagaimana hubungan manusia dan hewan di bumi baru?
Lihat jawaban
Jawaban: Serigala akan tinggal bersama anak domba, dan akan ada damai sepenuhnya
Yesaya 11:6-9: "Serigala akan tinggal bersama domba dan macan tutul akan berbaring di samping kambing. Anak lembu dan anak singa akan makan rumput bersama-sama, dan seorang anak kecil akan menggiringnya. Lembu dan beruang akan sama-sama makan rumput dan anaknya akan sama-sama berbaring, sedang singa akan makan jerami seperti lembu. Anak yang menyusu akan bermain-main dekat liang ular tedung dan anak yang cerai susu akan mengulurkan tangannya ke sarang ular beludak. Tidak ada yang akan berbuat jahat atau yang berlaku busuk di seluruh gunung-Ku yang kudus, sebab seluruh bumi penuh dengan pengenalan akan TUHAN, seperti air laut yang menutupi dasarnya."
Hadirat Allah
Apa berkat terbesar dari bumi baru?
Lihat jawaban
Jawaban: Allah akan tinggal bersama manusia dan menjadi Allah mereka
Wahyu 21:3: "Lalu aku mendengar suara yang nyaring dari takhta itu berkata: "Lihatlah, kemah Allah ada di tengah-tengah manusia dan Ia akan diam bersama-sama dengan mereka. Mereka akan menjadi umat-Nya dan Ia akan menjadi Allah mereka."
Sukacita terbesar dalam kekekalan adalah berada di hadirat Allah. Kita akan melihat wajah-Nya, mendengar suara-Nya, dan berjalan bersama-Nya seperti Adam di Eden. Semua kasih, hikmat, dan kebaikan Allah akan terbuka bagi kita selamanya.
“Di sana orang-orang tebusan akan mengenal sebagaimana mereka dikenal. Kasih dan simpati yang Allah sendiri tanamkan dalam jiwa akan menemukan ungkapannya yang paling benar dan manis.” — Terjemahan/parafrasa lokal; sumber: Ellen G. White, O Grande Conflito, p. 677, par. 1.
Apa yang akan dilakukan orang-orang yang diselamatkan setiap Sabat di bumi baru?
Lihat jawaban
Jawaban: Mereka akan datang menyembah di hadapan Tuhan
Yesaya 66:22-23: "Sebab sama seperti langit yang baru dan bumi yang baru yang akan Kujadikan itu, tinggal tetap di hadapan-Ku, demikianlah firman TUHAN, demikianlah keturunanmu dan namamu akan tinggal tetap. Bulan berganti bulan, dan Sabat berganti Sabat, maka seluruh umat manusia akan datang untuk sujud menyembah di hadapan-Ku, firman TUHAN."
Bertemu Kembali dengan Orang Terkasih
Apa yang Paulus katakan untuk menghibur orang yang kehilangan orang terkasih?
Lihat jawaban
Jawaban: Bahwa kita akan melihat mereka lagi ketika Yesus datang
1 Tesalonika 4:13-14: "Selanjutnya kami tidak mau, saudara-saudara, bahwa kamu tidak mengetahui tentang mereka yang meninggal, supaya kamu jangan berdukacita seperti orang-orang lain yang tidak mempunyai pengharapan. Karena jikalau kita percaya, bahwa Yesus telah mati dan telah bangkit, maka kita percaya juga bahwa mereka yang telah meninggal dalam Yesus akan dikumpulkan Allah bersama-sama dengan Dia."
Salah satu penghiburan terbesar dari pengharapan Kristen adalah pertemuan kembali dengan mereka yang mati dalam Kristus. Ini bukan harapan samar bahwa mereka ada di tempat yang lebih baik, tetapi kepastian nyata: mereka yang tidur dalam Tuhan akan bangkit ketika Yesus datang, dan tidak akan ada perpisahan lagi.
Kekekalan Bersama Kristus
Berapa lama orang-orang yang diselamatkan akan hidup bersama Kristus?
Lihat jawaban
Jawaban: Sampai selama-lamanya
Wahyu 22:5: "Dan malam tidak akan ada lagi di sana, dan mereka tidak memerlukan cahaya lampu dan cahaya matahari, sebab Tuhan Allah akan menerangi mereka, dan mereka akan memerintah sebagai raja sampai selama-lamanya."
Hidup kekal memang kekal. Tidak ada tanggal akhir, tidak ada penutupan, tidak ada ketidakpastian. Sampai selama-lamanya kita akan bersama Juruselamat kita, menjelajahi keajaiban ciptaan-Nya dan bertumbuh dalam pengetahuan serta kasih.
Sekarang Bagaimana?
Pengharapan Kristen mengubah cara kita hidup hari ini:
- Kematian hanyalah tidur singkat sebelum kebangkitan.
- Kita dapat saling menghibur dengan pengharapan pertemuan kembali dalam Kristus.
- Setiap hari adalah kesempatan untuk bersiap bagi kekekalan.
- Orang lain perlu mengenal pengharapan ini.
- Kedatangan Yesus bukan alasan untuk takut, tetapi untuk bersukacita.
Keputusan Saya
Saya menerima pengharapan Kristen tentang kebangkitan dan hidup kekal. Saya menantikan kedatangan Yesus dan pertemuan kembali dengan orang-orang terkasih yang mati dalam iman. Saya ingin siap untuk hari itu, hidup dalam persekutuan dengan Kristus. Maranatha, datanglah, Tuhan Yesus!