7) Pengharapan Kristen
Hidup kekal, bumi baru, dan pertemuan kembali dengan orang-orang terkasih - masa depan yang Allah siapkan bagi mereka yang percaya
Setelah mempelajari kenyataan kematian, ketidaksadaran orang mati, dan penipuan Setan, kita mengarahkan mata kepada pengharapan Kristen. Pengharapan ini tidak mengecewakan, karena berdiri di atas janji-janji Allah yang tidak pernah gagal.
“Lalu aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan laut pun tidak ada lagi.” — Apocalipse 21:1
Janji Yesus
Apa yang Yesus janjikan kepada murid-murid-Nya sebelum pergi?
Pengharapan Kristen bukan pergi ke surga ketika mati, melainkan kedatangan Yesus kembali. Ia berkata: “Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku” (). Ini adalah janji pribadi dari Juruselamat sendiri. Ia akan datang menjemput kita, bukan mengirim pesan atau wakil, melainkan datang sendiri.
“Kedatangan Tuhan telah menjadi pengharapan para pengikut-Nya yang sejati di segala zaman.” — Terjemahan/parafrasa lokal; sumber: Ellen G. White, O Grande Conflito, p. 302, par. 2.
Pertemuan Kembali
Apa yang akan terjadi ketika orang mati dalam Kristus dibangkitkan?
Bayangkan adegannya: Yesus tampak di awan-awan langit dengan ribuan malaikat. Kubur-kubur terbuka, dan orang benar dari segala zaman bangkit dengan tubuh yang dimuliakan. Bersama orang benar yang masih hidup, mereka diangkat untuk bertemu Yesus di udara.
Setelah bertemu Yesus di udara, ke mana orang-orang yang diselamatkan akan pergi?
Setelah bertemu Yesus di udara, orang-orang yang diselamatkan akan dibawa ke rumah Bapa sesuai janji-Nya. Di sana mereka akan bersama Kristus selama milenium (). Kemudian, setelah dosa dilenyapkan sepenuhnya, Allah akan menciptakan langit baru dan bumi baru, tempat orang tebusan hidup selamanya.
Hidup di Bumi Baru
Apa yang Allah siapkan bagi orang-orang yang diselamatkan?
Pengharapan Kristen bukan melayang di awan selama-lamanya. Allah akan menciptakan bumi baru, nyata dan dapat disentuh, tempat umat-Nya hidup selamanya. Itu adalah Eden yang dipulihkan.
Apa yang tidak akan ada lagi di bumi baru?
Segala sesuatu yang menyebabkan penderitaan sekarang akan dihapuskan. Kematian, musuh terakhir, akan dihancurkan sepenuhnya. Tidak akan ada lagi rumah sakit, kuburan, atau air mata perpisahan. Dosa dan akibatnya akan lenyap selamanya.
Hidup Kekal Secara Lebih Jelas
Alkitab memberi kita gambaran indah tentang hidup di bumi baru:
Apa yang akan dilakukan orang-orang yang diselamatkan di bumi baru?
Hidup kekal akan aktif dan penuh. Tidak akan membosankan atau monoton. Kita akan memiliki rumah untuk dibangun, taman untuk dirawat, kemampuan untuk dikembangkan, tempat untuk dijelajahi, dan seluruh kekekalan untuk belajar dan bertumbuh.
Bagaimana hubungan manusia dan hewan di bumi baru?
Hadirat Allah
Apa berkat terbesar dari bumi baru?
Sukacita terbesar dalam kekekalan adalah berada di hadirat Allah. Kita akan melihat wajah-Nya, mendengar suara-Nya, dan berjalan bersama-Nya seperti Adam di Eden. Semua kasih, hikmat, dan kebaikan Allah akan terbuka bagi kita selamanya.
“Di sana orang-orang tebusan akan mengenal sebagaimana mereka dikenal. Kasih dan simpati yang Allah sendiri tanamkan dalam jiwa akan menemukan ungkapannya yang paling benar dan manis.” — Terjemahan/parafrasa lokal; sumber: Ellen G. White, O Grande Conflito, p. 677, par. 1.
Apa yang akan dilakukan orang-orang yang diselamatkan setiap Sabat di bumi baru?
Bertemu Kembali dengan Orang Terkasih
Apa yang Paulus katakan untuk menghibur orang yang kehilangan orang terkasih?
Salah satu penghiburan terbesar dari pengharapan Kristen adalah pertemuan kembali dengan mereka yang mati dalam Kristus. Ini bukan harapan samar bahwa mereka ada di tempat yang lebih baik, tetapi kepastian nyata: mereka yang tidur dalam Tuhan akan bangkit ketika Yesus datang, dan tidak akan ada perpisahan lagi.
Kekekalan Bersama Kristus
Berapa lama orang-orang yang diselamatkan akan hidup bersama Kristus?
Hidup kekal memang kekal. Tidak ada tanggal akhir, tidak ada penutupan, tidak ada ketidakpastian. Sampai selama-lamanya kita akan bersama Juruselamat kita, menjelajahi keajaiban ciptaan-Nya dan bertumbuh dalam pengetahuan serta kasih.
Sekarang Bagaimana?
Pengharapan Kristen mengubah cara kita hidup hari ini:
- Kematian hanyalah tidur singkat sebelum kebangkitan.
- Kita dapat saling menghibur dengan pengharapan pertemuan kembali dalam Kristus.
- Setiap hari adalah kesempatan untuk bersiap bagi kekekalan.
- Orang lain perlu mengenal pengharapan ini.
- Kedatangan Yesus bukan alasan untuk takut, tetapi untuk bersukacita.
Keputusan Saya
Saya menerima pengharapan Kristen tentang kebangkitan dan hidup kekal. Saya menantikan kedatangan Yesus dan pertemuan kembali dengan orang-orang terkasih yang mati dalam iman. Saya ingin siap untuk hari itu, hidup dalam persekutuan dengan Kristus. Maranatha, datanglah, Tuhan Yesus!