5) Sabat dalam Perjanjian Baru

Para rasul, gereja mula-mula, dan teks yang sering disalahpahami

Banyak orang percaya Sabat dihapus dalam Perjanjian Baru. Namun kisah para rasul dan surat-surat, ketika dibaca dalam konteks, tidak memberikan perintah untuk menggantinya.

Praktik para rasul

Paulus memiliki kebiasaan seperti Yesus: masuk ke sinagoge pada hari Sabat dan membahas Kitab Suci. Ini bukan hanya untuk orang Yahudi; orang bukan Yahudi juga berkumpul pada Sabat berikutnya.

Jika Paulus ingin memindahkan hari ibadah ke Minggu, ia dapat menyuruh mereka kembali keesokan harinya. Ia tidak melakukannya.

Apa kebiasaan Paulus pada hari Sabat?

Apa kebiasaan Paulus pada hari Sabat?

Apakah Paulus memelihara Sabat hanya agar tidak menyinggung orang Yahudi?

Apakah Paulus memelihara Sabat hanya agar tidak menyinggung orang Yahudi?

Teks yang sering disalahgunakan

Kisah 20:7 menggambarkan pertemuan malam khusus untuk perpisahan, bukan perintah memelihara Minggu. Menurut perhitungan hari Alkitab, itu adalah Sabtu malam setelah matahari terbenam.

Roma 14 membahas makanan dan penilaian hari-hari tertentu sebagai soal hati nurani di antara saudara. Pasal itu tidak mencabut perintah keempat atau mengganti Sabat.

Apakah Kisah 20:7 membuktikan ibadah Minggu setiap minggu?

Apakah Kisah 20:7 membuktikan ibadah Minggu setiap minggu?

Apakah Kolose 2:16 menghapus Sabat mingguan?

Apakah Kolose 2:16 menghapus Sabat mingguan?

“Sabat termasuk dalam hukum yang diberikan di Sinai; tetapi bukan saat itu pertama kali dikenal sebagai hari perhentian.” — Terjemahan/parafrasa lokal; sumber: Ellen G. White, O Desejado de Todas as Nações, p. 193, par. 1.

E agora?

Jika hari ibadah diubah, pasti ada instruksi yang jelas. Perjanjian Baru tidak memberikannya.

Keputusan Saya

Saya mengakui bahwa para rasul terus memelihara Sabat dan teks-teks yang sering dipakai melawannya tidak menghapusnya ketika dipahami dalam konteks.